5 Masjid bersejarah pada Massa nya

1. Masjidil Haram

Gambar terkait

 

masjidil haram,-Konstruksi pertama Ka’bah dilakukan oleh Nabi Ibrahim (saw) dan putranya Ismail sebagai rumah perselingkuhan kepada satu Tuhan. Allah (Yang Dimuliakan dan Diagungkan) mengatakan dalam Al Qur’an bahwa ini adalah rumah pertama yang dibangun untuk umat manusia untuk menyembah Allah (Yang Maha Agung dan Maha Agung). Segera setelah Nabi Ibrahim (saw) meninggal, orang-orang mulai mengisi Ka’bah dengan berhala.

Salah satu dari Rukun Islam mengharuskan setiap Muslim untuk melakukan ziarah Haji ke Mekkah setidaknya sekali dalam seumur hidupnya jika mereka mampu melakukannya. Beberapa bagian dari Haji mengharuskan peziarah untuk berjalan tujuh kali mengelilingi Ka’bah dengan arah berlawanan arah jarum jam. Tawaf ini, juga dilakukan oleh peziarah selama Umrah.

Muslim di seluruh dunia menghadapi Ka’bah selama sholat, tidak peduli di mana pun mereka berada. Ini disebut menghadap kiblat.

Sebagaimana disebutkan dalam ayat ini dalam Al Qur’an, “Sesungguhnya Kami telah melihat pergantian wajahmu (Muhammad) terhadap surga. Tentunya, Kami akan mengubah Anda menjadi Kiblat (arah doa) yang akan menyenangkan Anda, jadi putar wajah Anda ke arah Masjid al-Haram. Dan dimanapun kalian berada, putar wajahmu (dalam doa) ke arah itu. ”[2: 144]

sumber : mecca.net

 2. Masjid Nabawi

Gambar terkait

 

 Masjid nabawi,- Pada zaman Umar bin Khattab, tahun 17 H, Masjid Nabawi kembali diperluas. Umar juga menambahkan sebuah tempat yang agak meninggi di luar masjid yang dinamakan batiha. Tempat ini digunakan oleh orang-orang yang hendak mengumumumkan suatu berita, membacakan syair, atau hal-hal lainnya yang tidak terkait syiar agama. Sengaja Umar membuatkan tempat ini untuk menjaga kemuliaan masjid.

terdapat juga makam kekasih Allah Manusia paling mulia yakni Sayyidina wa maulana  muhammad SAW dan para sahabatnya Khalifah Umar ibnu Khattab RA & Khalifah Abu Bakkar As-sidiq RA

Perluasan masjid di masa Utsman bin Affan tahun 29 H.

–          Perluasan masjid oleh Khalifah Umayyah, Walid bin Abdul Malik pada tahun 88-91 H.

–          Perluasan masjid oleh Khalifah Abbasiyah, al-Mahdi pada tahun 161-165 H.

–          Perluasan oleh al-Asyraf Qayitbay pada tahun 888 H.

–          Perluasan oleh Sultan Utsmani, Abdul Majid tahun 1265-1277 H.

–          Perluasan oleh Raja Arab Saudi, Abdul Aziz alu Su’ud tahun 1372-1375 H.

–          Perluasan oleh Khadimu al-Haramain asy-Syarifain, Fahd bin Abdul Aziz alu Su’ud tahun 1406-1414 H.

–          Perluasan masjid yang saat ini sedang berlangsung oleh Khadimu al-Haramain asy-Syarifain, Abdullah bin Abdul Aziz.

Sumber : abangdani.wordpress.com

 

3. Masjid Sharjah

Hasil gambar untuk Masjid Sharjah

Uni Emirat Arab,- saat ini tengah membangun sebuah masjid di Emirat Sharjah. Dilansir di Gulf Today, Selasa (13/3), Masjid Sharjah merupakan tambahan masjid yang baru di kota tersebut. Masjid ini akan menampung lebih dari 24 ribu jamaah pria dan wanita.

Pada Senin (12/3), Anggota Dewan Tertinggi dan Penguasa Sharjah, Yang Mulia Sheikh Sultan Bin Muhammed Al Qasimi meninjau proyek Masjid Sharjah yang terletak di daerah Al Tay. Masjid Sharjah memang merupakan salah satu masjid terpenting di Sharjah.

Sheikh Sultan menempatkan perhatian khusus pada masjid tersebut. Hal itu mulai dari pengawasan terhadap desain dan semua interiornya, prasasti yang ada di dalamnya, dan dekorasi yang terinspirasi oleh arsitektur Islam.

sumber : republika.co.id

4. Masjid Quba

Hasil gambar untuk Masjid masjid Quba

masjid Quba,- adalah tempat di pinggiran Madinah dimana Nabi SAW, ditemani oleh Abu Bakar (semoga Allah senang dengannya) tiba dan pertama tinggal setelah beremigrasi dari Mekah. Mereka tiba pada hari Senin, 12 Rab’i al-Awwal, empat belas tahun setelah Kenabian dan tanggal ini menandai awal dari kalender Islam (Hijrah), (16 Juli 622 CE).Masjid didirikan di sini oleh Nabi SAW, yang pertama dibangun dalam Islam.

Keutamaan Masjid Qubas disebutkan dalam ayat Al-Qur’an berikut dalam Surah Taubah: “… tentu sebuah masjid yang didirikan pada kesalehan dari hari pertama lebih layak bahwa Anda harus berdiri di dalamnya …” [9: 108]

sumber : islamiclandmarks.com

 

5. Masjid Sultanahmet

Gambar terkait

Masjid Sultanahmet (istanbul),- pada abad ke-17 ini, menghadap Hagia Sophia, terkenal akan karya ubin birunya yang indah yang menghiasi dinding interiornya. Enam menara rampingnya membedakannya dari masjid lain, yang biasanya memiliki dua atau empat menara.

Dibangun dari 1609 hingga 1616, selama pemerintahan Ahmed I. Seperti banyak masjid lainnya, itu juga menjadi tempat makam pendiri, sebuah madrasah dan rumah perawatan. Meskipun masih digunakan sebagai masjid, Sultanahmet adalah salah satu tempat wisata yang paling populer, dan penting, di Istanbul.

Sultanahmet dianggap sebagai masjid besar terakhir dari periode klasik Usmani, karena merupakan puncak dari dua abad baik masjid Ottoman dan pembangunan gereja Byzantine. Ini menggabungkan beberapa elemen Bizantium Hagia Sophia bersama dengan arsitektur Islam tradisional.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *