Kamu Harus Tau Perbedaan Stress dan Depresi


Tahukah anda apa perbedaan antara stress dan depresi? Sebagian besar orang mungkin menganggap bahwa keduanya merupakan hal yang sama. Akan tetapi, terdapat suatu perbedaan besar antara stress dan depresi.
Terdapat berbagai hal yang dapat menyebabkan terjadinya stress dan depresi. Baik stress maupun depresi dapat mempengaruhi kesehatan anda, baik fisik, emosional, maupun jiwa anda.


Apa Itu Stress?
Stress merupakan suatu respon terhadap berbagai kejadian atau hal yang membuat anda menyebabkan perubahan atau mengancam kehidupan anda. Stress terjadi akibat pikiran anda dan apa yang anda rasakan mengenai suatu hal.
Stress biasanya dicirikan dengan adanya suatu rasa kewalahan. Hal ini dapat diakibatkan oleh telah terlewatinya batas ketahanan anda atau akibat tertekan dalam waktu yang terlalu lama.
Kadangkala, rasa stress dapat membantu anda menyelesaikan berbagai pekerjaan atau hal yang harus anda lakukan, akan tetapi terlalu banyak rasa stress yang anda rasakan juga dapat membuat anda merasa tertekan dan kelelahan.

Gejala Stress
Beberapa gejala stress yang dapat ditemukan adalah:
•  Sulit tidur
•  Merasa kewalahan
•  Gangguan daya ingat
•  Kesulitan berkonsentrasi
•  Perubahan kebiasaan makan
•  Merasa gugup atau cemas
•  Merasa marah, mudah tersinggung, atau mudah merasa frustasi
•  Merasa sangat lelah akibat belajar atau tugas sekolah
•  Merasa anda tidak dapat mengatasi berbagai kesulitan di dalam kehidupan anda
•  Kesulitan mengikuti pelajaran di dalam kelas atau menjalani kehidupan anda sehari-hari


Apa Itu Depresi?
Depresi merupakan suatu gangguan mood. Diagnosa depresi seringkali ditegakkan saat anda mengalami suatu perasaan sedih dan putus asa pada sebagian besar waktu yang seringkali juga diikuti dengan hilangnya minat untuk melakukan sesuatu hal yang biasanya anda sukai.
Anda juga mungkin mengalami gangguan tidur, perubahan nafsu makan, merasa bersalah, tidak ada motivasi hidup, dan menarik diri dari lingkungan. Depresi yang terjadi dapat bervariasi, dari ringan hingga berat (psikosis). Depresi juga dapat terjadi dalam jangka waktu pendek (sebentar) atau dalam waktu lama (gangguan jiwa jangka panjang).
Depresi merupakan gangguan yang lebih berat dan berlangsung lebih lama daripada stress, dan memerlukan penanganan yang berbeda.

Gejala Depresi
Beberapa gejala depresi yang dapat ditemukan adalah:
•  Menarik diri dari pergaulan atau lingkungan
•  Merasa sedih dan putus asa
•  Merasa tidak bertenaga, kurang semangat dan kekurangan motivasi
•  Kesulitan membuat keputusan
•  Merasa gelisah, mudah marah, dan mudah tersinggung
•  Makan lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya
•  Tidur lebih banyak atau lebih sedikit daripada biasanya
•  Kesulitan berkonsentrasi
•  Gangguan daya ingat
•  Merasa bersalah atau merasa diri sangat buruk
•  Dipenuhi oleh amarah
•  Merasa bahwa anda tidak dapat mengatasi berbagai kesulitan atau masalah di dalam kehidupan anda
•  Kesulitan mengikuti pelajaran di dalam kelas atau menjalani kehidupan anda sehari-hari
•  Adanya pikiran  untuk bunuh diri

Beda Depresi dan Stress
Baik depresi maupun Stress memiliki gejala yang hampir mirip. Akan tetapi, gejala depresi biasanya jauh lebih berat dan berlangsung selama setidaknya 2 minggu.
Depresi juga menyebabkan perubahan besar pada mood, seperti merasa sangat sedih dan putus asa. Anda juga dapat merasa lelah dan tidak dapat melakukan pekerjaan apapun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *