Membangun RT RW Net

Seringkali saya mendapat pertanyaan tentang bangaimana caramembangun usaha hotspot atau jaringan Rt-Rw NET dengan modal kecil dan seperti apa peluang bisnis wifi sistem voucher serta alat apa saja yang dibutuhkan untuk membuat hotspot / RT RW Net?

Apabila kita jeli dalam mengamati situasi saat ini, perkembangan internet begitu cepat, tentu kebutuhan internet setiap orang semakin meningkat, baik untuk sekedar bersosial media, bermain game online, belajar, ujian online, membaca makalah/ebook dari intenet, hingga menjual barang melalui internet. Menurut saya ini adalah peluang bisnis yang dapat kita ambil dengan cara membangun jaringan wifi atau hotspot berbayar. Banyak orang beranggapan bahwa bisnis ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang ahli dibidang komputer atau sarjana komputer, padahal orang awam sekalipun bisa menjalankan bisnis ini dengan mudah asal kita mau sedikit berusaha untuk memahami cara kerja jaringan wifi secara sederhana.

Cara kerja bisnis wifi sangat sederhana kawan, anda berlangganan internet dari telkom misalnya 20Mbps Indihome / speedy, kemudian anda buat pemancar wifi 2.4Ghz atau 5.8Ghz maka anda bisa jual koneksi internet dari wifi anda. Anda bisa memberi akses internet kepada orang di sekitar rumah, warung, kos-kosan anda melalui pemancar wifi yang anda buat dan anda bisa menarik iuran atas pemakaian internet tersebut kepada orang-orang di sekitar anda.

Agar lebih profesional dalam mengelola bisnis hotspot ini maka anda harus mengatur penggunaan internet bagi setiap pengguna dengan limit kecepatan tertentu atau quota tertentu, hal ini supaya tiap pengguna tidak berebut trafik data, karna kebutuhan pengguna itu macam-macam kawan, ada pengguna yang suka nonton youtube, ada yang doyan sosial media seperti facebook dan sejenisnya, dan yang ‘bahaya’ apabila tidak dikendalikan dengan baik misalnya ada pengguna yang doyan download lewat idm atau torents bisa habis koneksi internet anda tersedot oleh 1 orang ini. Maka dari itu, dalam mengelola layanan hotspot ini kita butuh alat yang bernama Router Mikrotik, tugas utama Mikrotik ini adalah untuk manajemen bandwidth client yaitu untuk mengatur tiap client seberapa cepat akses internetnya misalnya ada client kita kasih bandwidth 1Mbps, 2Mbps, 3Mbps dan seterusnya. Mikrotik juga bisa mengatur seberapa lama waktu penggunaan internet tiap pengguna, misalnya ada paket harian, mingguan, bulanan, dan sebagainya.

Adapun alat-alat yang anda butuhkan dalam membangun layanan hotspot atau RT RW Net dengan modal kecil antara lain:

1. Mikrotik Rb750r2 dengan kisaran harga Rp. 569.000
2. AP Bullet M2 Titanium + Adaptor dengan kisaran harga Rp. 1.550.000
3. Antena Omni Tp-Link 15db 2.4ghz dengan kisaran harga Rp. 500.000
4. Kabel UTP Cat 5e outdoor 25 meter dengan kisaran harga Rp. 225.000
5. Jasa Setting Mikrotik dengan kisaran harga Rp. 750.000
6. Jasa Setting AP Bullet M2 Rp. 250.000
7. Program Billing (login page dan cetak voucher) dengan kisaran harga Rp. 350.000
8. Tower/tiang

 

Kemampuan:

  • Daya tampung max 20 client,
  • Internet traffic max 20Mbps
  • Sebaran sinyal 360°
  • Jangkauan terjauh 1200 meter (1,2Km)

Fitur:

  • Bisa membatasi kecepatan download client, tiap user bervariasi bisa dikasi, misalnya 1Mbps, 2Mbps, 3Mbps dan sebagainya.
  • Bisa membatasi penggunaan user dalan bentuk quota, misalnya 1 GB, 2 GB, dst.
  • Bisa membatasi waktu akses tiap user, misalnya 1 jam, 2 jam, 1 hari, 2 hari, 1 minggu, 2 minggu, 3 minggu, 1 bulan, dst.
  • Tarif voucher bisa anda sesuaikan, misalnya 1 jam Rp. 3.000, 1 hari Rp 6.000, 1 minggu Rp. 14.000, 1 bulan Rp. 155.000, atau terserah anda, sesuaikan dengan selera anda.

ini adalah contoh tampilan login wifi:

Sekian dari saya, semoga bermanfaat bagi anda yang ingin memulai bisnis hotspot / RT RW Net.

 

 

 

Sumber: Jawara Cloud

3 tanggapan untuk “Membangun RT RW Net

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *